Dampak Positif Dari Budaya Membaca Buku


Pict : Putri Fairuz

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mengalami perkembangan dalam hal pengetahuan,sebab pada dasarnya manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya karena dikaruniai akal atau budi, dan sudah sewajarnya jika manusia selalu pingin tau dan membudayakan bertanya untuk menambah wawasan tiap hari.

Sejak munculnya tulisan dan dapat dibuat menjadi bentuk buku maka setiap pengalaman beberapa orang yang dianggap penting dan bermanfaat buat umat manusia dituangkan dalam bentuk buku, dan atas dasar ini lah orang membuat istilah buku adalah jendela dunia dikarenakan dengan membaca buku wawasan kita akan semakin bertambah. Membaca juga dapat meningkatkan kualitas hidup manusia serta menjauhkan diri dari jurang kebodohan.

Buku sendiri merupakan kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar. Buku ini memiliki beberapa jenis, yaitu: novel, majalah, kamus, komik, ensiklopedia, kitab suci, biografi dan naskah.

Jika menelusuri beberapa sumber bahwa buku muncul pertama kali di Mesir pada tahun 2400-an SM setelah orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus ini berisi tulisan yang digulung. Beberapa pendapat mengatakan buku sudah ada sejak zaman Sang Budha di Kamboja karena pada saat itu Sang Budha menuliskan wahyunya di atas daun dan kemudian membacanya berulang-ulang. Berabad-abad kemudian di Tiongkok, para cendekiawan menuliskan ilmu-ilmunya di atas lidi yang diikatkan menjadi satu. Hal tersebut memengaruhi sistem penulisan di Tiongkok yang huruf-hurufnya ditulis secara vertical yaitu dari atas ke bawah.

Buku yang terbuat dari kertas baru ada setelah tiongkok berhasil menciptakan kertas pada tahun 200-an SM dari bahan dasar bambu ditemukan oleh Tsai Lun. Kertas membawa banyak perubahan pada dunia. Dan pada awal abad ke -11 di Eropa industri kertas bertambah maju. Apalagi setelah diciptakannya mesin cetak oleh Gutenberg perkembangan dan penyebaran buku mengalami revolusi

Namun faktanya saat ini budaya membaca sangatlah minim dan Masih banyak orang yang malas membaca buku, padahal sudah sangat jelas diuraikan seperti diatas membaca adalah sumber untuk mengetahui banyak hal sehingga membudayakan membaca adalah salah satu kegiatan untuk memperkaya wawasan.

            Saat ini orang sudah lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget terutama para pelajar, dan bahkan disetiap tempat orang sudah jarang membaca buku, dan memang benar digadget dapat juga membaca, namun kebanyakan orang membaca di sosial media yang menyebarkan issu yang tidak akurat, sehingga sering terjadi pemaknaan-pemaknaan yang salah, baca juga “Sosial Media Mempengaruhi Tingkah Laku Manusia” Kemudian jika melihat pasar buku atau toko-toko buku dapat kita lihat kurangnya kunjungan masyarakat dan juga minat membeli, maka tidak heran jika saat ini industri percetakan kita mengalami penurunan omset, dan untuk aplikasi buku online juga tidak begitu banyak sebab beberapa aplikasi hanya di download beberapa puluhan  ribu orang yang jika  berbanding totalitas jumlah penduduk kita juga menunjukkan angka yang masih minim, Padahal jika kita banyak membaca juga dapat mempengaruhi kita dan memiliki makna yang positif, dibawah ini saya coba utarakan beberapa dampak positif yang dapat mempengaruhi kehidupan yang membudayakan membaca:

Membaca membuatmu lebih pintar dan membuat daya ingat lebih baik
Membaca dapat  meningkatkan fungsi memori kita. Itu berarti otak kita akan aktif lebih lama seiring dengan bertambahnya usia dan menjauhkan kita dari risiko hilangnya memori, demensia, dan penyakit lain seperti alzheimer.

Membaca dapat membantu mengurangi ketergantungan pada gadget
Dengan budaya membaca kita akan lupa dengan smartphone, update media sosial, laptop, untuk sementara. Pada usia dini baik pelajar yang ketergantungan dengan teknologi cenderung mengarah pada stres, depresi, dan kelelahan.

Membaca dapat membantu mengurangi stres
Membaca dapat membuatu kita menghiraukan dunia sekitar untuk sementara. kita mungkin tidak peduli dengan kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita karena asik membaca. dengan membudayakan membaca  telah dibuktikan melalui penelitian bahwa mampu mengurangi stres walaupun hanya membaca 6 menit perhari.

Membaca dapat membantu tidur lebih nyenyak
American Academy of Pediatrics pada penelitiannya mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu sebelum tidur sambil bermain gadget seperti handphone dan laptop cenderung akan memberi dampak negatif pada tidur kita, dan mengurangi durasi tidur kita. Membaca buku sebelum tidur justru membantu kamu beristirahat. Dengan menjadikan membaca buku sebelum tidur sebagai kebiasaan, ini bisa menjadi sinyal atau respon ke otak bahwa sudah waktunya untuk tidur.

Membaca meningkatkan konsentrasi
Pemberitahuan dari berbagai media sosial yang sangat mengganggu dapat membuatmu gagal fokus dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Membaca membantu kamu berkonsentrasi dan meningkatkan fokus. Dengan membaca 20 menit perhari, kamu akan melatih otak untuk tetap fokus untuk waktu yang cukup lama.

Membaca dapat meningkatkan kreatifitas
Membaca mendorong kita untuk memahami plot, atau argumen yang diajukan dan membantu kita untuk menguraikan apa yang berhasil dan apa yang tidak. Membaca dan memutuskan apakah artikel itu ditulis dengan baik, atau apakah kita setuju dengan apa yang dikatakan, atau apakah kita menikmati karakter tertentu, membantu kita untuk lebih kreatif dalam hidup kita sendiri karena meningkatkan fungsi otak dan kognisi.

Membaca membantu kita dalam pencapaian karakter
Membaca membantu kita untuk memahami kenapa kita setuju atau tidak setuju dengan sebuah karakter, atau sebuah sudut pandang. Hal itu bukan hanya membuat kita lebih pintar, menjadi pribadi yang lebih berempati, tapi juga menjadi seseorang yang memahami persepsi kita sendiri.

Membaca membantu kita berkomunikasi lebih baik
Membaca akan meningkatkan jumlah kosakata yang kita kuasai akan membantu kita untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Orang yang gemar membaca memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan apa yang mereka rasakan, dan pastinya membuat orang yang diajak berkomunikasi memahami apa poin yang ingin kita tuju.

Itulah beberapa manfaat atau dampak positif budaya membaca, semoga artikel ini bermanfaat. salam POJOK_NYANTAI
Ref: Putri Fairuz dan berbagai sumber.

Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar