Gejala dan Pertolongan Penyakit Muntaber Terhadap Anak


Kita sering mengalami mual dan muntah disertai demam, dehidrasi dan tidak ada nafsu makan yang membuat kita akan jadi lemas dan berat badan drastis berkurang, hal seperti ini tidak bisa kita hiraukan begitu aja, karena ciri tersebut adalah gejala Muntaber, Penyakit seperti ini  dapat menyerang siapa saja tidak terlepas dari lokasi dan umur, namun Muntaber lebih berpotensi menyerang anak-anak.

Muntaber dulunya sering diidentikkan dengan penyakit kampungan namun muntaber dapat menyerang siapa saja dan bahkan orang dikota sekalipun dapat terserang penyakit ini, biasanya penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus yang menginfeksi secara random, parasit, dan untuk mengatasinya kita harus cepat menganalisa gejala-gejalanya seperti yang diutarakan diatas.

Nah mari kita simak gejalanya dan seperti apa pertolongannya:


Mual dan Muntah : Gejala mual sering dikaitkan dengan masuk angin dan penyakit maag yang kambuh akibat asam lambung naik, hal itu bisa juga dikarenakan karena adanya bakteri yang menyerang bagian dalam tubuh, dan bila relative sering  terjadi  dalam sehari lebih baik dibawa kedokter sebab ini juga bisa mengakibatkan Muntaber

Demam: Pada penderita muntaber,  demam bisa muncul menjadi gejala.

Dehidrasi dan nafsu makan: Kekurangan Cairan atau air bisa membahayakan penderita muntaber, karena kekurangan cairan dapat membuat penderita demam tinggi dan tak kunjung turun, nah untuk bayi yang mengalami seperti ini ASI salah satu asupan yang paling baik, kemudian nafsu makan juga harus dijaga  dengan asupan gizi yang cukup sehingga dapat membuat tubuh bertahan.

Tubuh Lemas: Akibat dari kurangnya cairan dalam tubuh akibat dehidrasi dan juga kurangnya nafsu makan membuat tubuh jadi lemas, nah hal ini sering terlihat pada anak yang tiba-tiba tidak beraktivitas seperti biasanya, nah bila sudah seperti ini segera diperiksa kedokter.

Frekuensi diare/Buang air besar meningkat: Penyakit muntaber sering dikaitkan dengan Diare, pada hal diare merupakan bagian dari gejala muntaber tersebut. Kondisi diare yang relative sering menyebabkan anak mudah kehilangan cairantubuh. Tanpa adanya asupan yang cukup baik dari ASI maupun minuman, sementara buang air besar terus terjadi berkali-kali akan mengakibatkan kondisi anak semakin lemas dan dehidrasi. Diare biasanya disebabkan adanya bakteri E.coli yang menginfeksi, selain itu juga ada bakteri Shigella yang muncul dari makananyang tidak higienis serta tidak terjaga dengan baik. Jika bakteri tersebut menyerang dan menginfeksi maka system pencernaan anak akan terganggu dan dipastikan anak akan terlihat malas makan.

Jarang buang air kecil: Meskipun buang air besar pada anak terus menerusbahkan dalam sehari bisa sampai 10 kali, dan akan berbanding terbalik dengan buang air kecil dikarenakan kurangnya cairan yang dikeluarkan lewat urine.

Berat badan turun: Akibat kurangnya Nafsu makan dan juga cairan akan membuat penderita muntaber akan mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, Terutama diakibatkan kurangnya nafsu makan sehingga untuk penderita bila masi abayi atau anak anak segera member infuse untuk menjaga tubuh tidak dehidrasi, dan juga ASI sebagai senjata ampuh untuk asupan bayi sehingga dapat bertahan dari serangan bakteri.


Dan masih ada beberapa gejala muntaber seperti kulit kurang elastis pada anak, sering rewel dan juga tidur yang pasti tidak berkualitas,  Nah itulah beberapa gejala dan penangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi muntaber terutama pada anak-anak. Dan segeralah membawanya ke dokter, semoga artikel ini bermanfaat. (Sumber : Inspirasi Sehat)
Previous
Next Post »

2 comments