Pelukis Sketsa Di Tepi Fatahillah

Photo By : Ayu Ningrum

Jakarta – Ibu kota adalah pusat dari segala macam aktifitas yang ada di negara ini. Beragam profesi dapat kita jumpai hampir di setiap sudut kota Jakarta. Seniman adalah satu dari sekian banyaknya profesi yang dapat kita jumpai di ibu kota. Ada seniman tari, seniman musik, seniman foto, bahkan seniman lukis dan banyak pekerja seni lainnya yang turut menghiasi warna-warni kota Jakarta. Keberagaman para pekerja seni di setiap sudut kota Jakarta menjadi poin menarik tersendiri yang sering kali kita nikmati sebagai pemandangan yang membuat kita selalu merindukan ibu kota. Salah satu seniman yang sering dan tak asing kita jumpai di tepi Museum Fatahillah, Wisata Kota Tua, Jakarta adalah pelukis sketsa wajah.
            Pelukis sketsa wajah adalah seniman yang menawarkan jasa pembuatan sketsa, karikatur, siluet dan lukis foto sesuai dengan apa yang kita pesan dan butuhkan. Kita dapat menggunakan jasa dari seniman lukis siluet ini untuk berbagai keperluan dan kebutuhan. Juga, dapat memesan sketsa sebagai hadiah ulang tahun untuk orangtua, kerabat, teman dekat, kenalan, kekasih tercinta, maupun hanya sebagai konsumsi pribadi. Jasa dari seniman lukis siluet ini dapat pula kita berikan untuk keperluan lainnya seperti; Hadiah pernikahan, hadiah natal dan hari-hari besar lainnya, sebagai buah tangan dari seminar atau rapat, hadiah kepada nasabah bank, hadiah tamu hotel dan lain-lain.
            Ukuran sketsa yang ditawarkan oleh para seniman lukis ini pun beragam, kita dapat memesan ukuran sketsa sesuai dengan yang kita perlukan. Ada ukuran A4 maupun A3, sebaai ukuran yang paling sering orang-orang pesan dalam menggunakan jasa seniman lukis sketsa ini. Kita pun dapat memilih sketsa hanya melalui media lukisan kanvas ataupun menggunakan cat minyak sebagai media lukis. Harga yang di tawarkan untuk satu buah lukisan sketsa ini pun tidak terlalu mahal dan terjangkau oleh kantong pelajar seperti kita, dengan harga Rp. 50.000,00 kita sudah dapat membawa pulang sketsa wajah persis seperti yang kita inginkan hanya dalam waktu 15 menit saja.
            Dari sekian banyak seniman lukis sketsa wajah yang saya temui, salah satu seniman yang menarik perhatian saya adalah seniman lukis sketsa di tepi Museum Fatahillah. Dengan segala keterbatasannya, ia tetap bersemangat dalam berkarya dan menjajakan jasa lukis sketsa dengan terampil dan indah. Meski ia seorang penyandang disabilitas, tak meyurutkan tekadnya  untuk mendapatkan rezeki dengan menjadi salah satu seniman lukis sketsa yang turut mewarnai indahnya kota Jakarta.

            Kita sebagai salah satu pelakon seni, sudah seharusnya saling mengapresiasi karya dari sesama seniman di manapun mereka berada. Karena dengan saling mengapresiasi, akan menimbulkan rasa bangga dan kecintaan yang semakin pada seni dan membuat para seniman menjadi tak kenal lelah dalam mengolah seni menjadi mahakarya yang dapat membanggakan diri sendiri dan dunia. (Penulis : Ayu Ningrum /PNB3B/2017)
Previous
Next Post »
0 Komentar